Tampilkan postingan dengan label wedding-tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wedding-tips. Tampilkan semua postingan
Tips Tata Rias Dalam Pernikahan

Tips Tata Rias Dalam Pernikahan

Roses are beautiful. Benar, sang pengantin pasti ingin tampil cantik dan segar bak bunga mawar. Bagi pengantin nasional, tampilkan sisi romantis dalam gaya modern-romantic...
Wajah Tata Rias Kesan natural diperoleh dari pemilihan pemulas mata warna cokelat dan emas. Agar wajah terlihat segar, bubuhkan pemulas pipi berwarna sheer pink. Untuk bibir, sebelum membubuhkan lipstik, bubuhkan lipbalm. Lipstik warna pink lembut akan memperkuat kesan romantis untuk tata rias.
Rambut 1. Rambut diberi foam agar tatanan rambut tahan lama. Bentuk ikal dengan hot curler. Sematkan jepit rambut pada masing-masing ikal.klik sa 2. Lepaskan jepitan. Sisihkan poni. Bagi rambut menjadi dua bagian, atas dan bawah. Untuk bagian bawah, sisakan dari 1/3 bagian rambut. 3. Bentuk 1/3 bagian rambut bawah menjadi twist. Sematkan jepit. 4. Sasak sisa rambut bagian atas dan poni. Rapikan, tata rambut dengan tangan ke arah belakang. Rapikan dengan jepit rambut. Semprotkan hairspray. 5. Rapikan belakang rambut, bentuk ikal. Sematkan bunga mawar dan baby bride segar di samping kiri-kanan rambut. TIPS: Rias Pengantin sebaiknya korektif dalam arti mengoreksi bagian wajah yang kurang. Rias Pengantin tidak harus menor atau tebal. Pilih riasan yang sifatnya abadi alias tidak hanya sebagai "ratu sehari". Perhatikan kerapihan sehingga si pengantin terlihat cantik dari dekat maupun kejauhan. Pilih Make up (alas bedak, maskara, eyeliner, dan lain-lain) yang bersifat waterproof agar riasan tak cepat luntur. Sebaiknya sesuaikan Make up dengan warna kulit Minimal satu bulan sebelum hari-H, lakukan perawatan wajah seperti scrubbing atau masker agar wajah tidak berjerawat dan berminyak.
Baca Selengkapnya: Tips Tata Rias Dalam Pernikahan
Untung Rugi Menikah Dalam Tanggal Cantik

Untung Rugi Menikah Dalam Tanggal Cantik

 Banyak calon pengantin yang saat ini tidak lagi memilih tanggal perkawinan sesuai perhitungan “hari baik” seperti yang dipercaya para orangtua. Mereka meyakini bahwa semua hari adalah hari baik. Tanggal perkawinan saat ini umumnya ditentukan oleh ketersediaan gedung perkawinan. Tanggal lain yang menjadi pilihan adalah tanggal-tanggal “keramat” seperti 7 Juli 2007, 8 Agustus 2008, atau tahun ini, 9 September 2009. Alasan memilih tanggal tersebut bermacam-macam. Ada yang sekadar menganggapnya “tanggal cantik”, mudah diingat (karena kombinasinya secara angka menjadi 09-09-09), atau percaya bahwa kombinasi angka tersebut merupakan angka “hoki”.
Namun jika Anda berniat memilih tanggal-tanggal dengan kombinasi “cantik” seperti itu, sebaiknya Anda pikirkan kembali masak-masak. Berdasarkan pengalaman pada tahun 2007 lalu, dimana terjadi booming pernikahan pada tanggal 7 Juli, banyak pengalaman kurang menguntungkan justru dialami oleh pengantin maupun tamu-tamunya.

1. Sulit mencari lokasi perkawinan. Begitu banyaknya pasangan yang mengincar tanggal tersebut membuat gedung-gedung perkawinan sudah tersewa jauh-jauh hari. Banyak calon pengantin yang berani membayar lebih mahal daripada tarif normal, namun toh tak berhasil mendapatkannya. Akhirnya yang diperoleh hanyalah kekecewaan, karena terpaksa memilih tanggal lain.
2. Kesulitan mencari gedung perkawinan juga diikuti dengan kesulitan mencari vendor pendukung yang lain yang masih dapat melayani pada tanggal tersebut, seperti katering, make up artist, penjahit kebaya, fotografer, dekorasi, mobil pengantin, percetakan untuk undangan, dan lain sebagainya. Akibatnya, Anda harus mencari vendor pengganti, yang tentu saja membutuhkan perhatian ekstra.
3. Selain gedung perkawinan, pihak lembaga agama yang akan menikahkan Anda juga akan sulit memberikan pelayanan jika jumlah calon pengantin terlalu banyak. Siap-siap saja ditolak jika Anda tidak memesan tempat sejak beberapa bulan sebelumnya.
4. Ternyata, banyak calon pengantin yang punya pikiran yang sama dengan Anda: memilih tanggal cantik. Akhirnya, tanggal tersebut tidak lagi eksklusif, karena Anda bukan satu-satunya yang menikah pada tanggal tersebut.
5. Karena pesanan meningkat, penyedia jasa perkawinan umumnya juga menaikkan harga atau tarifnya. Beberapa unit yang cenderung menaikkan harga contohnya, florist, penjahit atau desainer, percetakan, fotografer, persewaan mobil, dan lain sebagainya.
6. Anda akan dibuat lebih deg-degan karena penjahit kebaya atau percetakan tempat Anda mencetak undangan kebanjiran order, sehingga pesanan Anda pun terbengkalai. Justru karena Anda tidak turun tangan langsung mengurusi undangan, misalnya, Anda hanya dapat menunggu kabar, dan hal ini sama sekali tidak menyenangkan.
7. Tamu Anda umumnya juga kebanjiran undangan pada hari yang sama. Sekalipun acara digelar pada jam yang berbeda, tamu tetap harus memilih undangan mana yang harus dihadiri. Bayangkan bila Anda menerima tujuh undangan dalam satu hari, dengan lokasi yang saling berjauhan. Menghadiri tiga undangan saja tentu sudah cukup melelahkan.
8. Macet! Sebagai tamu, Anda akan dibikin stres mengarungi jalanan kota Jakarta untuk menghadiri undangan di sana-sini. Jangan lupakan juga vendor yang melayani kebutuhan Anda, seperti pembuat janur atau katering. Seringkali kurirnya harus mengantarkan pesanan di beberapa tempat, dan ikut terkena macet. Lagi-lagi Anda akan dibuat was-was pesanan datang terlambat.
9. Karena poin ke-7 dan ke-8 di atas, Anda juga khawatir tidak banyak tamu yang dapat menghadiri acara Anda.
Nah, sekarang coba bandingkan hal-hal di atas dengan keuntungan yang Anda dapatkan dengan memilih tanggal “keramat”. Paling-paling Anda hanya akan menyimpan tanggal cantik yang mudah diingat oleh Anda sendiri. Selebihnya, hanya kerepotan yang Anda dapatkan.
Sumber : kompas.com
Baca Selengkapnya: Untung Rugi Menikah Dalam Tanggal Cantik
Tiga Pilihan Alternatif Hand Bouquet

Tiga Pilihan Alternatif Hand Bouquet

Tiga Pilihan Hand BouquetTernyata, bukan cuma baju pengantin yang perlu diselaraskan dengan hand bouquet sang mempelai wanita. Ada hal lain yang juga berpengaruh, hanya kerap terlewatkan.Tiga Pilihan Hand Bouquet Biasanya hanyalah menyelaraskan warna bunga dengan tema dan baju pengantin. Lalu, bagaimana dengan bentuk? Bunga tangan bisa dibagi menjadi tiga bentuk dasar, yaitu bentuk cascade yang seperti air terjun dengan sebagian bunga menjuntai ke bawah, bentuk bulat (round bouquet), dan hand-tied bouquet yang tampilannya sedikit kasual dibandingkan yang lain dengan masih memperlihatkan tangkai bunga. Di antara tiga pilihan ini, masing-masing bisa disesuaikan dengan baju pengantin dan bentuk tubuh sang mempelai. Misalnya, jika bagian pinggul besar, bisa disamarkan dengan cascade atau hand-tied bouquet. Karena jika menggunakan bunga tangan berbentuk bulat, akan memberi efek tubuh semakin besar.
Bentuk cascade memang biasa digunakan untuk memberi efek melangsingkan tubuh. Di sisi lain, bentuk ini juga cocok digunakan bagi mereka yang terlalu tinggi dan kurus, untuk menyeimbangkan kesan tinggi. Apabila menggunakan bentuk bulat, maka tubuh akan terlihat semakin tinggi. Tentu saja, hal ini juga bisa disesuaikan dengan pasangan, apabila tinggi tubuh sesuai. Sementara bentuk bulat cocok digunakan bagi yang memiliki tubuh mungil untuk memberi kesan lebih “berisi”. Tiga Pilihan Hand Bouquet – kompas.com
Baca Selengkapnya: Tiga Pilihan Alternatif Hand Bouquet
Perencanaan Sebelum Pernikahan

Perencanaan Sebelum Pernikahan

salah satu tips menarik tentang merencanakan pernikahan dengan anggaran kecil  Sebagai soal fakta, itu jauh lebih mudah menganggapnya sebagai sebuah awal baru - satu di mana Anda sedikit lebih bijaksana dan jauh lebih hemat dengan pengeluaran Anda. Salah satu kunci untuk merencanakan pernikahan dengan anggaran kecil adalah strategi pintar dan memprioritaskan bijaksana. Dengan perencanaan ke depan dan mendapatkan prioritas sesuai, akan ada kejutan sangat sedikit serta kekecewaan secara signifikan lebih sedikit. Yang sedang berkata, saatnya untuk keluar bahwa pernikahan daftar periksa anggaran dan mulai meletakkan sebuah rencana beberapa. Seperti dijelaskan pada pernikahan pada homepage anggaran, anggaran pernikahan harus dipecah menjadi 4 pilar yang berbeda.
4 Pilar Perencanaan Wedding pada Anggaran Kecil ... - Penerimaan. Lokasi sewa, makanan & minuman, layanan lokasi. (Sekitar 50% dari seluruh anggaran) - Busana. Gaun pengantin untuk pengantin, jas untuk pengantin pria, serta gaun untuk pengiring pengantin. (10% dari anggaran) - Musik, Hiburan, Dekorasi, Bunga, Fotografi. (30% dari anggaran pernikahan) - Miscellaneous. Undangan, transportasi pihak pengantin, pendeta biaya, dan berbagai biaya lainnya dan beban. (Sisa 10% dari Anggaran) Ini tidak bijaksana untuk mencoba dan mengatasi semua 4 pilar ini pernikahan sekaligus. Anda akan kewalahan jauh lebih cepat daripada yang dapat Anda bayangkan. Yang mengatakan, memilih HANYA SATU bagian dan mulai memalu keluar rincian. Setelah Anda menangani dengan salah satu pilar dari rencana pernikahan Sama Sekali, pindah ke yang berikutnya dan melakukan hal yang sama. Ini adalah satu-satunya cara berhasil merencanakan pernikahan dengan anggaran kecil tetap mempertahankan kewarasan Anda. Berikut Apakah Beberapa Petunjuk Bantuan Untuk Perencanaan Pernikahan Pada Anggaran Kecil ... 1.) Dapatkan perkiraan umum tentang apa yang ingin Anda habiskan untuk pernikahan KESELURUHAN. Jika keluarga mempelai wanita dan pria adalah pemisahan RUU, mengetahui betapa mereka merasa nyaman membayar. 2). Buat daftar terperinci dari semua yang anda inginkan termasuk dalam pernikahan. Tidak peduli seberapa kecil atau tidak penting detail mungkin tampak, pastikan menuliskannya pada daftar Anda. Ini adalah bagian sangat penting dari bagaimana merencanakan pernikahan dengan anggaran yang kecil. JANGAN Skip TI. 3). Dengan daftar-wedding ditempatkan di depan Anda, siap-siap untuk memulai daftar baru yang disebut "daftar prioritas". Pindahkan semua dari daftar pertama Anda untuk yang kedua, mulai dengan hal yang paling penting dan berakhir dengan yang paling penting. Setelah daftar prioritas-selesai, pergi dengan suami Anda (atau istri) dan pastikan Anda sudah sepakat dengan semuanya. (Ini akan sangat membantu di kemudian hari) 4.) Jangan mengundang dunia "" untuk pernikahan Anda. Semakin banyak orang di pernikahan, yang mahal lebih banyak hal bisa, titik. Selain itu, apakah Anda benar-benar ingin pergi berkeliling dan mengunjungi ratusan, jika tidak seribu, orang selama resepsi? Mungkin tidak! Diskusikan dengan suami Anda (atau istri) berapa banyak orang yang Anda inginkan pada pesta pernikahan. Setelah Anda punya beberapa ide tentang jumlah orang, Anda dapat bekerja dari sana. 5). Pramuka untuk besar, biaya pernikahan lokasi-rendah. Daripada menelepon up yang mewah dan motel tanggal pemesanan segera, mengapa tidak mengambil waktu untuk melihat sekeliling dan melihat apa yang tersedia? Ada banyak luar biasa, tempat biaya rendah untuk memiliki upacara pernikahan dan resepsi, sebagian besar yang tidak bahkan hotel negara atau klub. Merencanakan pernikahan dengan anggaran kecil tidak harus mimpi buruk. Bahkan, dengan sedikit kesabaran dan sentuhan kecil di arah yang benar, itu benar-benar bisa menjadi pengalaman, menyenangkan kenangan.
Baca Selengkapnya: Perencanaan Sebelum Pernikahan