Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Keyboard Shortcuts Mempersingkat Langkah Anda di komputer

Keyboard Shortcuts Mempersingkat Langkah Anda di komputer

Hari ini sangat banyak orang menggunakan lepi alias leptop, banyak diantara mereka yang masih kikuk menggunakan perangkat mouse touch yang memakai jari itu, terkadang harus menggunakan dua tangan untuk menggunakannya, langsung saja kawan mungkin trik shortcut ini bisa membantu kalian untuk lebih singkat waktu dalam melakukan sesuatu pada leptop ataupun komputer anda. langkah-langkah shortcut ini biasa digunakan oleh para perancang desain dalam membuat karya-karya mengguankan media Photoshop ataupun Corel. yups..yang ga bisa paka
i bahasa inggris di terjemahin sendiri ya. Soalnya saya menemukannya dalam bentuk bahasa Inggris. Berikut Shortcutnya

FILE
Ctrl + S = Save
Ctrl + N = New Document
Ctrl + O = Open Existing Document
Ctrl + P = Print
Ctrl + W = Close

PARAGRAPH ALIGNMENT
Ctrl + L = Left Aligned
Ctrl + R = Right Aligned
Ctrl + E = Center Aligned
Ctrl + J = Justified

LINE SPACING
Ctrl + 1 = Single Line Spacing
Ctrl + 2 = Double Line Spacing
Ctrl + 5 = 1-1/2 Line Spacing

Font Styles (with text selected)
Ctrl + B = Bold
Ctrl + I = Italic
Ctrl + U = Underlined.

Page Scrolling
Ctrl + Home = Top of Document
Ctrl + End = Bottom of Document
Ctrl + Page Up = Top of Page
Ctrl + Page Down = Bottom of Page

EDIT
Ctrl + A = Select All
Ctrl + X = Cut
Ctrl + C = Copy
Ctrl + V = Paste
Ctrl + F = Find
Ctrl + H = Find & Replace
Ctrl + Z = Undo Ctrl + Y = Redo

Alt + 0176 = ° (Degree Symbol)
Alt + 0162 = ¢
Alt + 0188 = &frac;
Alt + 0189 = &frac;
Alt + 0190 = &frac;
Alt + 0178 =
Alt + 0179 =
Alt + 0163 = £
Alt + 0169 = ©
Alt + 0174 = ®
Alt + 0165 = ¥
Alt + 0177 = ±
Alt + 0185 =
Alt + 0247 = ÷
Alt + 0166 = ¦
Alt + 0149 =
Alt + 0134 =
Alt + 0227 = ã
Alt + 0151 = (m dash)
Alt + 0150 = (n dash)
Alt + 0191 = ¿
Alt + 0161 = ¡
Alt + 0209 = Ñ
Alt + 0241 = ñ
Alt + 0225 = á
Alt + 0233 = é
Alt + 0237 = í
Alt + 0243 = ó
Alt + 0250 = ú
Alt + 0252 = ü
Alt + 0186 = º
Alt + 0170 = ª

Win (Windows) Key Same as clicking on Start
Win Key + E membuka Windows Explorer
Win Key + F = Mencari File & Folder
Win Key + R brings up the Run command.
Win Key + Pause/Break Key takes you to System Properties
Win Key + D toggles you between the Desktop and wherever you happen to be.
Baca Selengkapnya: Keyboard Shortcuts Mempersingkat Langkah Anda di komputer
Penyebab Komputer Semakin Lambat

Penyebab Komputer Semakin Lambat

1. Malware (virus, worm, trojan, dsb )

Ketika komputer kita terkena malware ( virus, worm, trojan, dan sejenisnya), sudah hampir dapat dipastikan bahwa kinerja okmputer akan lambat. Virus akan sering menggunakan sumber daya komputer baik RAM atau CPU, termasuk juga senantiasa memantau aktivitas komputer. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap kinerja aplikasi lain.

Solusi untuk mencegah ini bagi pengguna Windows adalah menginstall Antivirus dan tidak hanya berhenti disitu saja, tetapi rutin update antivirus tersebut. Jadwalkan paling tidak seminggu sekali jika komputer tidak online.


2. Spyware, Adware dan sejenisnya

Jika kita sering menggunakan komputer untuk ber-internet, jika tidak berhati-hati ada kemungkinan komputer bisa terkena spyware. Efeknya mungkin tidak begitu besar dengan kinerja komputer, tetapi bisa berpengaruh pada akses internet, dan berbagai hal yang menganggu kenyamanan berinternet dan yang lebih buruk, data-data penting (user, password, account dll) kita bisa di ketahui oleh si pembuat spyware ini.

Solusi bisa menginstall Anti-spyware yang juga senantiasa update, hanya perlu dipilah-pilah mana yang tidak banyak menggunakan sumber saya (resources) komputer kita, karena tidak jarang Antispyware ini menggunakan CPU dan Memory yang cukup besar. Jika antivirus sudah menyertakan, kita tidak perlu menambah. Atau gunakan versi portable, dan scan dari spyware secara berkala saja.

3. Banyaknya Aplikasi berjalan di belakang

Semakin banyak komputer kita dengan software, biasanya akan semakin memperlambat kinerja komputer, meskipun pengaruhnya ada yang relatif kecil dan ada yang besar. Penting untuk diketahui ketika menginstall software, cek apakah ada aplikasi yang senantiasa berjalan di belakang. Hal ini bisa di ketahui dengan program seperti Autoruns.

Solusi dalam hal ini adalah menggunakan sofware yang penting saja, pilih satu software jika ada beberapa software sejenis atau mempunyai fitur hampir sama dan jika ada versi Portable-nya maka bisa menjadi alternatif. Untuk mengurangi program yang berjalan di background, gunakan Autoruns, dan non aktifkan aplikasi background yang tidak penting. Untuk mengatahui apakah aplikasi yang di install akan menjalankan program di belakang, install software seperti WinPatrol.

4. Hard disk (HDD) yang sudah berumur

Ketika komputer kita masih menggunakan Hardisk yang sudah cukup lama (tua), mungkin lebih dari 5 tahun, maka kinerja komputer bisa semakin lambat. Untuk mengecek, kita bisa menggunakan software gratis HDD Tune dan sejenisnya (baca artikel: Periksa Kondisi Hard Disk Komputer Anda). HDD SATA normal biasanya rata-rata akses read (baca) sekitar 70 – 90 MB/s. Jika misal rata-rata akses HDD dibawah 50 MB/s maka kinerja biasanya akan terasa lambat.

Solusi ketika hardisk sudah sangat lambat, mungkin bisa dicoba dengan full format (awas, backup data terlebih dahulu). Meskipun untuk hardisk tua hal ini biasanya tidak akan banyak membantu, sehingga yang paling baik adalah dengan mengganti hardisk baru, dan jika masih ingin menggunakan hardisk lama, gunakan sebagai secondary hardisk saja.

5. RAM/Memori yang pas-pasan

Banyak sedikitnya jumlah RAM/Memori yang kita gunakan memang tidak bisa dibuat standard sama untuk satu komputer dengan komputer lain atau bahkan sistem operasi. Meskipun ketika akan menginstall Windows, ada spesifikasi minimal RAM, tetapi jenis aplikasi yang kita gunakan juga harus diperhitungkan. Untuk mengecek, buka saja Task Manager dan di bagian Performance periksa PF Usage dan juga Physical Memory yang menunjukkan total Memory fisik (RAM) dan sisa tersedia (Available).

Jika kita tidak sedang menjalankan aplikasi apapun, tetapi sisa RAM tidak lebih dari setengahnya, biasanya kinerja komputer akan lambat, maka harus diperiksa aplikasi apa saja yang menggunakan banyak memory (RAM), secara umum bisa dicek di tab Process, kolom Mem Usage. Jika memang RAM kita pas-pasan (misal windows XP dengan RAM 512 MB atau kurang, windows 7 dengan 1 GB RAM), maka solusinya termurah adalah mengurangi aplikasi yang banyak memakan memory. Solusi terbaik adalah Upgrade memory (RAM) (baca: Mengenal apa itu RAM ).

6. Konflik aplikasi atau program yang di install

Tidak jarang dua aplikasi dalam kategori yang sama bisa berakibat terjadinya konflik, yang semakin memperlambat kinerja komputer. Tanda-tanda terjadi konflik adakan komputer yang bermasalah setelah kita menginstall suatu software, padahal sebelumnya tidak ada masalah. Yang sering terjadi konflik biasanya di kategori software security, semisal antivirus.

Misalnya kita menggunakan 2 antivirus atau lebih. Meskipun beberapa antivirus bisa berjalan bersamaan, tetapi tetap tidak direkomendasikan, kecuali untuk pengguna ahli atau untuk ujicoba. Belum lagi ketika masih harus menginstall software security lainnya.

Jika ada alternatif berbagai software sejenis, maka jika memungkinkan pilih satu saja yang bisa mewakili, dan unggul dalam kinerja dan hasil. Terutama untuk jenis software yang banyak mengakses sumber daya atau sistem operasi.

7. Pemilihan Software yang kurang tepat

Tidak sedikit orang hanya ikut-ikutan (trend) dalam penggunaan software, padahal fitur yang diinginkan sebenarnya terdapat dalam software lain yang kecil dan gratis. Jika spesifikasi komputer kita memang minimal atau kita ingin bekerja dengan cepat, maka pilihlah software yang tepat. Software dengan ukuran besar tidak senantiasa lebih baik dan tepat bagi masing-masing kita. Berikut beberapa contohnya :

Ketika kita hanya ingin burning data ke CD/DVD, solusi tepat bisa menggunakan software ImgBurn yang hanya berukuran sekitar 5 MB atau software burning gratis lainnya yang relatif kecil daripada menginstall Nero Multimedia Suite yang berukuran sekitar 354 MB.

Ketika kita bekerja dengan data terkompresi ( zip, rar ), software gratis seperti 7zip yang hanya berukuran sekitar 1 MB seharusnya sudah mencukupi, daripada menginstall Winzip 15 yang berukuran hampir 13 MB dan juga tidak gratis (software kompresi gratis lainnya)

Jika menggunakan Photoshop 7 atau CS1/2 sudah mencukupi untuk kebutuhan grafis, maka menginstall Photoshop CS5 perlu difikir ulang, karena spesifikasi yang dibutuhkan cukup tinggi, sehingga kerja bisa semakin lambat.

8. Banyaknya Software yang terinstall

Meskipun software-software yang di install tidak berjalan di belakang, tetapi hampir setiap software selalu menambahkan entry (data) ke registry, sehingga semakin banyak software yang di install ukuran registry (windows) juga akan semakin besar. Karena registry ini akan di akses baik ketika komputer berjalan maupun sudah berjalan, besar kecilnya juga mempengaruhi ke kecepatan/ waktu respon-nya.

Solusinya adalah menggunakan software yang memang diperlukan saja, Uninstall software yang tidak penting dan gunakan Uninstaller seperti Revo Uninstaller agar proses uninstallasi lebih tuntas. Untuk membersihkan software yang sudah di uninstall, bisa juga menggunakan berbagai Utilities gratis.

9. Penggunaan Efek Windows yang berlebih

Windows Xp, Vista maupun windows 7 menyediakan opsi untuk menggunakan tampilan dengan berbagai efek. Jika komputer kita mempunyai spesifikasi yang bagus, tentu berbagai efek ini tidak menjadi masalah, tetapi jika ingin performa cepat, berbagai efek windows bisa di non aktifkan.

Misalnya Untuk windows XP, klik kanan My Computer, pilih tab Advanced dan klik setting bagian Performance. Kita juga melalukan tweak sistem untuk mendapatkan setting yang tepat dan cepat, dengan menggunakan software semisal X-Setup Pro.

Sebenarnya selain 9 hal diatas masih banyak sebab lain, seperti berbagai service windows yang berjalan yang sebenarnya tidak diperlukan, pemilihan dan pengaturan hardware yang tidak optimal, space primary disk (misalnya drive C yang diambang batas atau hampir habis, dan lainnya.
Baca Selengkapnya: Penyebab Komputer Semakin Lambat
Membuat Disable Autorun Pada Windows XP

Membuat Disable Autorun Pada Windows XP

Pada saat ini penyebaran virus, spyware atau malware banyak melalui USB flash disk .
Flash disk yang terinfeksi virus ketika dikoneksikan kepada komputer yang bersih (tidak bervirus), dan pada komputer tersebut setting untuk autoplay/autorunnya enable (default), maka komputer tersebut akan tertular virus, terkecuali apabila komputernya telah mempunyai update anti virus terbaru yang mengenali virus tersebut.


Untuk membuat Disable autorun yaitu dengan cara :
1. Klik tombol Start -> Run.
2. Ketik gpedit.msc dan klik OK.
3. Klik pada User Configuration --> Administrative Templates --> System.

4. Double klik pada Turn Off Autoplay.
5. Klik option Enable.
6. Pada option Turn off Autoplay on, pilih All drives.
7. Klik OK.





Cara lain yaitu dengan memakai program Tweak UI, tool free dari microsoft yang dapat didownload disini , Ukurannya filenya hanya sekitar 147KB.
Setelah didownload dan diinstal, kemudian jalankan programnya. Unchek drive seperti pada tampilan gambar berikut:








Kalau Disable Autorun sudah dilakukan, maka ketika ada flash disk yang dikoneksikan ke komputer, autoplaynya tidak akan jalan, sehingga kalau flash disk tersebut bervirus tidak akan menularkan virusnya ke komputer. Akan tetapi kita juga harus membuka drive tersebut dengan cara klik kanan - explore, jangan sekali – kali menDouble Klik atau open kalau komputar kita tidak ingin tertular, karena dengan cara begitu sama dengan menjalankan file autorun yang ada dalam flash disk tersebut.
Jadi sebaiknya kita harus terbiasa dengan klik kanan - explore.

Biasanya file executable virus atributnya system dan hiden, untuk bisa melihatnya masuk ke folder options view, (pada windows explorer klik menu tools->folder options kemudian beri centang pada show hiden files and folders, dan hilangkan centang pada hide protected operating system files.





Dengan cara ini kita dapat melihat file yang hidden dan dapat menghapusnya kalau file tersebut tidak dikehendaki (virus).
Baca Selengkapnya: Membuat Disable Autorun Pada Windows XP
Memahami System Restore Pada Windows

Memahami System Restore Pada Windows

Kalau Windows anda error atau bermasalah, dan sedang berusaha untuk memperbaikinya, jangan terburu-buru memutuskan untuk memformat atau menginstal ulang kalau anda belum mencoba System Restore.

System Restore mencatat informasi sistem dan pengaturan registry dan menyimpan informasi ini sebagai Restore Point. Jika pada suatu saat komputer kita tidak berfungsi dengan benar, kita dapat menggunakan restore point untuk mengembalikan Windows ke keadaan sebelumnya saat komputer berfungsi normal.
Di Windows 7, Untuk mengetahui apakah system restore di komputer kita aktif atau tidak

• Klik Start
• Klik kanan pada computer
• Klik properties
• Klik System Protections

Perhatikan pada Protection, kalau On, berarti system restorenya aktif.
Bila off, maka system restorenya tidak aktif.


Untuk Windows XP

• klik start
• klik kanan pada my computer
• klik properties
• klik tab system restore
Perhatikan pada tulusan Turn off system restore. Kalau di centang / ceklist berarti system restorenya tidak aktif. dan bila tidak dicentang, berarti system restorenya aktif.
(Kita dapat mengatur on atau off system restore ini dengan login sebagai administrator).

Kalau system restore dalam keadaan aktif, maka setiap perubahan pada sistem akan tercatat dan disimpan sebagai restore point, misalnya pada tanggal 10-10-2011 kita menginstal sebuah aplikasi A, besoknya tanggal 11-10-2011 kita menginstal aplikasi B, seminggu kemudian 18-10-2011 kita menginstal Aplikasi C, dst.

Kemudian misal pada tanggal 20-10-2011 komputer bermasalah. Dengan system restore kita bisa mengembalikan komputer ke keadaan normal, bisa ke tanggal 18-10-2011, ke tanggal 11-10-2011 atau ke tanggal 10-10-2011. atau ke tanggal sebelumya yang tersimpan di restore point.

System Restore tidak menghapus data, maksudnya dokumen office atau data yang kita ketik, atau data-data baru tidak akan hilang ketika dilakukan system restore. Tapi walau demikian saya anjurkan untuk membackup terlebih dahulu sebelum melakukan system restore.


Langkah Melakukan System Restore Pada Windows 7
(Untuk Windows yang lain, XP dan Windows Vista, langkah-langkah pada umumnya sama.hanya berbeda istilah saja)

• Login Sebagai Administrator
• Klik Start
• Klik All Programs --> Accesories --> System Tools --> System Restore
• Akan muncul jendela Restore system files and setting, klik Next
• Kemudian akan muncul Restore your computer to the state it was in before the selected event, yang kita lakukan adalah memilih waktu /tanggal restore point yang kita inginkan (yaitu saat komputer bekerja normal), kemudian klik Next.
• Akan Muncul Peringatan Konfirmasi, klik Next, kemudian klik Yes.
• Komputer akan secara otomatis merestore untuk kembali ke kondisinya ke tanggal / waktu yang telah kita set. Komputer juga akan merestart secara otomatis.

Semoga bermanfaat.
Baca Selengkapnya: Memahami System Restore Pada Windows
Install Windows XP

Install Windows XP

Windows XP adalah suatu sistem pengoperasian (operating system) yang paling banyak dipakai sampai saat ini karena selain kemudahan dalam pemakaiannya Windows XP digunakan sebagai standarisasi pembelajaran yang di pakai oleh sekolahan-sekolahan dan perguruan tinggi pada umumnya.

Untuk melakukan penginstalan windows xp diperlukan ketelitian dan kesabaran dalam prosesnya karena memerlukan waktu yang lumayan lama.

Ada beberapa jenis windows xp diantaranya windows xp professional, Home Edition, Media Center Edition, Tablet PC Edition, Starter Edition, Professional x64 Edition, Professional 64-bit Edition For Itanium.

berikut langkah-langkah yang mudah dan lengkap cara menginstal windows xp :

1.
Siapkan CD WINDOWS XP

2.
Siapkan CD DRIVER MOTHERBOARD

3.
Atur bios terlebih dahulu agar prioritas bootingnya dimulai dari CD(DVD)-ROM, caranya:

a.
Masuk ke BIOS dengan menekan tombol Del, atau F1, atau juga F2.
Pilih menu Advanced Settings, kemudian carilah ‘Boot Priority’ atau yang sejenis.

b.
ubah pengaturanya, agar CDROM jadi urutan yang pertama kemungkinan pilihan ini ada 2 jenis

* menu ‘First boot priority’, ‘Second boot priority’ dll: Aturlah ‘First boot priority’ ke ‘CDROM’ dengan menekan tombol PgDn/Pgup (Page Down/Up) atau +/-.
Atur juga ‘Second boot priority’nya ke HDD0/HDD1.
* Jika menunya ‘Boot priority’: atur ke ‘CDROM, C, A’ atau ‘CDROM, A,

C.
dengan menekan tombol PgDn/Up.


Cara paling mudah instal windows xp
(lengkap dengan gambar):

gak usah di utak-atik biosnya. biarin aja bios diload masukin CD WINDOWSnya, lalu Restart komputer, trus tekan-tekan F8 atau F10 atau F11 (boleh dicoba satu-satu) nanti bakal muncul opsi boot selection. pilih aja yg ada 'bau' cd-nya. trus enter. selesai deh...ga pake repot-repot...

4.
Tunggu beberapa saat sampai muncul tulisan "press any key to boot from CD" seperti tampilan Seperti gambar di bawah ini



5. Tekan ENTER atau sembarang tombol, lalu proses instalasi akan mengecek hardware komputer anda, kemudian akan muncul tulisan "windows setup" seperti gambar dibawah ini



6. lalu file-file di dalam cd akan di load ke dalam komputer, kemudian akan muncul tampilan "welcome to setup" seperti gambar dibawah ini



7. Tekan "ENTER" untuk menginstal windows xp, "R" untuk repair system windows yang sebelumnya pernah terinstal, "F3" untuk keluar dari proses instalasi, lalu akan muncul (End User Licese Aggrement) seperti gambar di bawah ini



8. Tekan "F8" kemudian proses instalasi akan mencari dan membaca partisi hardisk anda, kemudian akan muncul semua partisi hardisk anda, seperti gambar di bawah ini



9. Tekan "ENTER" untuk langsung menginstal windows, "C" untuk membuat partisi hardisk anda, kapasitas partisi sesuai dengan kebutuhan anda, dalam satuan MB, selanjutnya jika anda membuat partisi dengan menekan tombol "C", maka akan muncul gambar seperti di bawah ini



10. Kemudian tuliskan kapasitas partisi yang ingin anda buat, seperti terlihat pada gambar diatas, sebagai contoh, misalkan kapasitas hardisk anda 40 GB, lalu anda ingin membagi dua, maka tuliskan 20000,jangan 20, karna partisi satuannya MB, tentunya anda mengerti kan...?? cat" 1GB = 1000 MB

11.
Kenudian tekan "ENTER" maka akan muncul gambar seperti dibawah ini



12. kemudian pilih "format the partition using the NTFS file system (Quick)" atau "format the partition using the NTFS file system (Quick)" lalu tekan "ENTER" maka akan muncul layar sepert gambar di bawah ini



13. Kemudian arahkan pointer pada posisi "unpartitioned space", lalu tekan "C" maka akan muncul gambar seperti gambar sebelumnya, dalam hal ini layar yang akan muncul seperti gambar sebelumnya menunjukan sisa partisi yang telah anda bagi, jika anda cuma membagi 2 partisi saja maka langsung tekan "ENTER" tapi jika anda ingin mempartisi lagi sisa hardisknya maka tinggal di bagi lagi aj, seperti langkah-langkah sebelumnya, mengertikan maksud saya....??
setelah selesai partisi ketika anda menekan "ENTER" seperti yang di jelaskan di atas, maka akan muncul gambar sperti gambar diatas, setelah itu arahkan poiter di posisi C: partition1 [New Raw], tapi biasanya sudah berada di posisi tersebut, maka anda tinggal menekan "ENTER" saja untuk proses instalasi windows, kemudian akan muncul proses format seperti gambar di bawah ini



14. Setelah selesai format, kemudian windows akan ,menyalin file untuk proses instalasi, seperti gambar di bawah ini



15. Setelah proses penyalinan selesai, secara otomatis komputer akan melakukan restart seperti gambar di bawah ini, dalam hal ini untuk mempercepat proses restart, anda bisa langsung menekan "ENTER"



16. Setelah itu akan muncul loading windows seperti gambar di bawah ini



17. selanjutnya proses instalasi windows di mulai 1..2..3...GOoooo muncul layar seperti gambar di bawah ini



18. selanjutnya tinggal menunggu, sambil ngopi jg bisa, biar lebih terinspirasi, eitssss, tp jangan kemana mana dulu, karna selanjutnya akan muncul layar seperti gambar di bawah ini



19. Langsung klik "NEXT" aja BOS...!!! lalu mucul lagi bos layar seperti gambar di bawah ini



20. Isi nama dan organisasinya, terserah BOS aja... lalu tekan "NEXT" kemudian akan muncul layar seperti gambar di bawah ini



21. Masukan serial nombernya, jangan sampe salah ya....!!! kemudian tekan "Next" selanjutnya akan muncul layar administrator, isi aja mau dinamain apa komputernya, terserah deeeehhhhh......
kalau mau pake pasword tinggal di isi juga paswordnya, terserah juga mo apa paswordnya.... lalu tekan "Next" maka muncul layar Date and Time Setting seperti gambar di bawah ini




22. Masukan settingan jam dan tanggal, tentukan juga time zone anda, untuk jakarta : pilih GMT+7 Klik "Next" lagi BOS.... setelah proses instalasi windows delanjutkan, seperti gambar di bawah ini



23. Silahkan Menunggu lumayan lama BOS,.... sampai muncul layar seperti gambar di bawah ini



24. Selanjutnya akan muncul layar work group or computer Domain,seperti gambar di bawah ini



25. jika komputer anda terhubung dengan sebuah domain, maka isikan nama domainnya, tapi jika komputer anda stand alone, maka pilih radio button yang paling atas, lalu tekan "Next"

26. Selanjutnya akan muncul display setting, seperti gambar di bawah ini, klik "OK" aja BOS....!!!



27. Kemudian windows akan mendeteksi tampilan optimal dari PC anda, seperti terlihat pada gambar di bawah ini, Klik "OK" aj BOS...!!!



28. Proses instalasi hampir selesai BOS..... selanjutnya akan muncul loading jendela windows seperti gambar di bawah ini



29. Selanjutnya anda akan dibawa masuk ke dalam windows untuk pertama kalinya seperti terlihat pada gambar di bawah ini, tekan "Next" aj BOS..



30. Selanjutnya akan muncul layar "Help Protect Your PC", seperti gambar di bawah ini, kemudian pilih "Not Right Now" lalu tekan "Next"



31. Kemudian komputer akan mengecek koneksi ke internet, seprti terlihat pada gambar di bawah ini, pilih "Yes" lalu tekan "Next"



32. Kemudian akan muncul pilihan aktivasi windows, seperti gambar di bawah ini, lalu tekan "Next"



33. Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini yang menunjukan pilihan untuk menambah pengguna komputer, Anda bisa memasukkan beberapa pengguna yang akan mengakses komputer Anda, Namun jika satu akun sudah cukup, atau Anda menginstall komputer untuk dipakai bergantian, cukup masukkan satu user kemudian klik "Next"

34. Proses instalasi windows selesai, kemudian akan muncul layar seperti gambar di bawah ini, klik "finish", maka proses instalasi selesai.....



35. Selesailah sudah semua.... kemudian perlahan masuk ke windowsnya seperti telihat pada gambar di bawah ini




36. Kemudian tinggal menginstal CD Driver Motherboad, dan perangkat pendukung lainnya....

Demikianlah langkah-langkah dan cara install windows xp lengkap berikut gambarnya..

"Semoga Bermanfaat"
Baca Selengkapnya: Install Windows XP